HAPPY NEW YEAR

Ditlantas Polda Jatim Gelar Pemetaan Titik Rawan Bencana di Trenggalek

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 16:08 0 150 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Berkunjung ke Trenggalek, Ditlantas Polda Jatim melakukan pemetaan lokasi dengan tingkat kerawanan khusus.

Seperti, blackspot, troublespot, serta daerah rawan potensi bencana.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menekan pelanggaran, sekaligus fatalitas kecelakaan lalu lintas, serta memastikan kondusifitas Kamseltibcarlantas wilayah.

Tim yang dipimpin oleh Analis Kebijakan Pertama Subditkamsel Ditlantas Polda Jatim, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, meninjau langsung beberapa titik.

Terutama yang memiliki potensi kerawanan bidang lalu lintas.

“Dilakukan pengecekan langsung kondisi di lapangan, termasuk sarana prasarana dan upaya yang tergelar oleh jajaran Polres Trenggalek. Sehingga segala potensi benar-benar bisa diminimalisir,” sebutnya, Rabu, 28 Januari 2026.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Sony Suhartanto yang turut mendampingi tim, menambahkan jika terdapat juga ruas jalan yang dikategorikan sebagai area blackspot.

Yakni, ruas jalan raya Gandusari-Kampak, tepatnya masuk desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

“Area blackspot tersebut didasarkan pada jumlah kejadian dan fatalitas kecelakaan lalu lintas yang terjadi,” tandas Kasatlantas.

Masih menurut dia, sedangkan yang masuk kategori troublespot, di antaranya adalah Simpang Tiga Jarakan, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek.

Sebab, pada lokasi tersebut, memang terdapat pasar tradisional yang ramai, serta posisi bersinggungan langsung dengan jalan raya.

“Untuk rawan bencana alam berada di jalan Raya Trenggalek-ponorogo KM 15 – 18, masuk Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu. Banjir dan tanah longsor. Apalagi cuaca yang masih belum menentu seperti sekarang ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Warga Desa Kamulan Pertanyakan Progres Pembangunan Jalan Lingkungan

AKP Sony juga menjelaskan, sebagai langkah menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, jajaran Satlantas Polres Trenggalek telah mengambil sejumlah opsi strategis.

Di antaranya, lewat sosialisasi serta edukasi secara masif, baik langsung maupun berupa pemasangan spanduk imbauan maupun melalui berbagai platform media sosial.

“Satlantas juga mengoptimalkan peran mobil incar dan menempatkan personel pada jam-jam sibuk. Kemudian, meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait, termasuk di antaranya adalah Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ),” pungkas Kasatlantas.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini