Foto: Suasana masyarakat Pati berkumpul di Alun-alun Simpang Lima Pati (Mondes/dok. warga setempat) PATI – Mondes.co.id | Ribuan masyarakat Kabupaten Pati memenuhi kawasan Alun-alun Simpang Lima Pati, Jumat siang, 23 Januari 2026.
Kegiatan digelar dalam rangka Jumat berkah, sekaligus potong tumpeng dan selamatan yang diinisiasi oleh Gerakan Aktivis Pati (GAP), bersama dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).
Acara kali ini dilaksanakan dalam rangka tasyakuran atas langkah sigap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberantas korupsi di wilayah Pati.
Hal itu terlihat dari sejumlah karangan bunga yang terpampang tepat di depan Kantor Bupati Pati.
Tak lupa, masyarakat juga berdoa untuk Bumi Mina Tani.
“Hari ini kami mengadakan doa bersama dan pembagian makanan. Ini adalah wujud syukur kepada Allah, selamatan supaya kabupaten Pati lebih baik lagi,” kata Muryanto, selaku Ketua GAP.
Senada, juga diungkapkan oleh perwakilan dari AMPB, Husaini.
Ia turut mendoakan supaya Kabupaten Pati di bawah kepemimpinan Plt Bupati Chandra, dapat bekerja lebih baik dalam menggantikan posisi Sudewo setelah adanya penangkapan dari KPK.
AMPB juga mengingatkan kepada Chandra untuk tidak bersikap arogan dalam memimpin.
Kedekatan dengan masyarakat juga diminta untuk ditingkatkan, dalam rangka membawa Pati yang lebih baik lagi.
“Semoga Pak Chandra yang menggantikan Pak Sudewo, menjadi pemimpin yang arif dan bijaksana. Pemimpin yang adil, bisa membimbing, melindungi, dan sayang rakyatnya,” kata pria dengan sapaan Pak Hu.
Kehadiran ribuan massa, disebut menjadi bukti bahwa masyarakat menghendaki kedamaian kembali terwujud di kabupaten tercinta ini.
Sebagai informasi, KPK telah menetapkan status tersangka terhadap bupati nonaktif Sudewo pada kasus jual beli jabatan pengisian perangkat desa (Perades).
Kini, kepemimpinan Kabupaten Pati diemban oleh Plt Risma Ardhi Chandra yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Pati.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar