HAPPY NEW YEAR

Penanganan Abrasi Pantai Sarang Rembang Dipastikan Mulai Tahun Ini

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Jan 2026 16:21 0 70 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah memastikan langkah serius dalam menangani permasalahan abrasi di kawasan pesisir Kabupaten Rembang.

Penanganan abrasi di pantai belakang Puskesmas Sarang 2, Kecamatan Sarang, dipastikan akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

​Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Rembang, H. Harno, saat menghadiri peresmian Long Storage Kalipang di Kecamatan Sarang, Jumat (23/1/2026).

Bupati mengungkapkan bahwa kabar baik tersebut diterima melalui koordinasi dengan Anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani.

​”Tadi Mbak Harmusa sudah menyampaikan bahwa penanganan abrasi di Sarang, tepatnya di pantai sekitar belakang Puskesmas Sarang, akan ditangani tahun ini. Kami sampaikan terima kasih kepada Mbak Harmusa selaku perwakilan kita di pusat dan BBWS Pemali Juana,” ujar Bupati Harno.

​Menurut Bupati, terealisasinya program ini patut disyukuri, mengingat usulan perbaikan telah diajukan selama bertahun-tahun, demi melindungi fasilitas umum dan pemukiman warga dari gerusan air laut.

​Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Harmusa Oktaviani menekankan agar BBWS Pemali Juana mengedepankan aspek keselamatan dalam pelaksanaan proyek.

Mengingat, pengerjaan dilakukan di wilayah pesisir dengan kondisi cuaca yang sulit diprediksi, mitigasi risiko menjadi hal krusial.

​”Saya minta kepada Kepala BBWS agar dapat mengamankan program tersebut. Kalau pekerjaan jalan mungkin masih relatif aman di musim penghujan, tetapi terkait air, faktor keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan,” tegas Harmusa.

​Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, mengonfirmasi bahwa anggaran untuk proyek tersebut telah dialokasikan.

BACA JUGA :  Program Makan Siang Gratis, Disdikbud Pati Sebut Belum Ada Wacana

Ia menjelaskan bahwa pembangunan penahan pantai ini sangat mendesak untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sarana dan prasarana umum di sekitar lokasi.

​”Abrasi di belakang Puskesmas Sarang bisa ditangani tahun ini. Anggarannya sudah tersedia dan kami berharap manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” jelas Sudarto.

​Terkait teknis pengerjaan, Sudarto memaparkan, target awal pembangunan yakni pengaman pantai sepanjang 100 hingga 200 meter.

Adapun metode konstruksi dengan penggunaan material batu berukuran besar (boulder) atau beton struktural.

Nantinya akan berfungsi memperkuat garis pantai dan memecah energi gelombang laut, guna meminimalisir dampak hantaman ombak ke daratan.

​Pihak BBWS menambahkan bahwa penanganan ini akan dilakukan secara bertahap.

Jika memungkinkan, terdapat peluang penambahan alokasi anggaran di masa mendatang untuk memperpanjang jangkauan perlindungan pantai di wilayah tersebut.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini