Foto: Kondisi jembatan penghubung perbatasan Pati-Jepara usai diterjang banjir bandang (Mondes) PATI – Mondes.co.id | Jembatan di Dukuh Lendoh, Desa Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, putus akibat diterjang banjir bandang beberapa hari yang lalu.
Akibat rusaknya penghubung di perbatasan Pati-Jepara tersebut, akses warga menjadi terhambat.
Bahkan, menurut Pj Kades Wedusan Eko Sudiharto, sejumlah anak-anak yang bersekolah di Dukuh Tempur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Jepara, sepekan terakhir tidak bisa masuk sekolah.
“Mayoritas anak-anak di Dukuh Lendoh ini memang sekolahnya di Tempur. Baik dari Paud, TK, MI, hingga MTs. Ada sekitar 25 siswa yang kini mengikuti pelajaran melalui daring. Karena memang jembatan ini tidak bisa dilalui,” keluh Eko pada Selasa, 20 Januari 2025.
Bahkan, untuk warga Lendoh yang kesehariannya bekerja di wilayah Jepara, harus memutar puluhan kilometer agar bisa beraktivitas.
“Kalau masih ada jembatan, jarak yang ditempuh hanya sekitar 2 kilometer. Tapi kini harus menempuh jarak 30 kilometer karena harus jalan memutar melewati Desa Puncel,” bebernya.
Sementara, Camat Dukuhseti, Suhartono mengaku prihatin setelah melihat kondisi jembatan yang terputus akibat banjir bandang.
Pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
“Memang Jembatan Kali Lendoh sepanjang 24 meter dan lebar 1,5 meter ini sudah hampir 30 tahun belum pernah ada revitalisasi. Kami sudah berkoordinasi dengan PU, dan juga dengan Kodim. Intinya agar jembatan di Dukuh Lendoh ini bisa segera diperbaiki,” tegas Suhartono.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar