HAPPY NEW YEAR

Banjir Desa Kasiyan, Kendaraan Besar Masih Melintas Bikin Warga Resah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 12:07 0 46 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Warga Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati merasa kesal dengan kendaraan besar yang masih tetap melalui ruas jalan utama desa.

Pasalnya, banjir yang merendam jalan tersebut sudah setinggi 70 sentimeter, sehingga ketika ada kendaraan besar melintas, akan menimbulkan gelombang air yang menerjang permukiman warga di tepi kanan-kiri ruas jalan.

Menurut Sulastri, warga Dukuh Penggingwangi, Desa Kasiyan, menuturkan barang-barangnya menjadi rusak selama banjir ini.

Mobil, pick up, bahkan truk masih sering melintas ruas jalan yang berada tepat depan rumahnya.

Gelombang air yang masuk ke dalam rumah, mengikis sejumlah perabotan, bahkan produk usahanya.

Diketahui, Sulastri membuka usaha pengolahan telur asin.

Beberapa perkakas pengolah telur asin miliknya menjadi rusak, sehingga harus diamankan.

“Ini telur, (dibawa) mengungsi. Usaha telur asin,” ucapnya singkat, Sabtu, 17 Januari 2026.

Ia kesal dengan pengguna jalan yang lewat dengan kecepatan tak terkira di tengah genangan banjir.

“Ombaknya besar, kasihan rumah-rumah. Harapannya jalan ditutup, kasihan warga,” ungkap Sulastri.

Ia pun menginginkan agar ruas jalan penghubung Kabupaten Pati-Kudus ditutup selama masih tergenang.

Selain Sulastri, warga lain, Mustakim juga merasakan hal sama.

Rumahnya kerendam hingga ketinggian air 1,5 meter, sehingga ia dan anaknya harus mengungsi.

“Yang dikeluhkan transportasinya, banjirnya udah masuk rumah se-pinggang, masuk rumah saking gedenya air. Ketinggian air di dalam rumah 1,5 meter, di jalan 70 sentimeter,” katanya kepada Mondes.co.id.

Perabotan elektronik miliknya diungsikan ke tempat yang aman agar tidak korslet terkena air.

BACA JUGA :  Produksi Tahun Ini Melimpah, Harga Garam di Pati Turun 

Namun, hewan ternaknya tetap ditinggal di kandang, sehingga ia pontang-panting harus mengurus semua hal.

Ia sendiri memelihara kambing, entok, dan ayam yang rentan sakit di saat kondisi seperti ini.

“Barang elektronik, kulkas, TV (televisi) udah diungsikan pun masih kena. Ternak di belakang kasihan, yang punya ternak tempat kurang tinggi, hewan jadi sakit,” tuturnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini