HAPPY NEW YEAR

Umat Islam Peringati Isra Miraj, Bertepatan dengan Malam Jumat

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 19:15 0 57 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Berdasarkan penanggalan Hijriah, malam 27 Rajab 1447 H jatuh pada Kamis malam, 15 Januari 2026, tepat setelah waktu Magrib.

Momen tahun ini dinilai istimewa oleh umat Islam karena peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tersebut bertepatan dengan malam Jumat.

Dalam tradisi Islam, dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulu hari.

Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada tahun ke-10 kenabian.

Merujuk pada hadits sahih riwayat Imam Muslim dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina menggunakan Buraq dengan didampingi Malaikat Jibril.

Setelah melaksanakan salat di Baitul Maqdis, Rasulullah SAW dinaikkan ke langit hingga mencapai Sidratul Muntaha.

Dalam perjalanan agung satu malam tersebut, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan salat lima waktu yang menjadi kewajiban utama bagi setiap muslim.

Meskipun tidak ada amalan khusus yang bersifat wajib, para ulama, termasuk Imam al-Ghazali dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin, menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak amal kebajikan pada malam 27 Rajab.

Beberapa amalan yang disarankan antara lain sebagai berikut.

  1. Melaksanakan salat 12 rakaat (dengan dua rakaat satu salam).
  2. Berzikir dengan memperbanyak istighfar dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  3. Melaksanakan puasa sunah pada siang harinya (27 Rajab).
  4. Memanjatkan doa untuk kebaikan dunia dan akhirat.

Di Kabupaten Rembang, peringatan Isra Miraj masih kental dengan nuansa kearifan lokal.

BACA JUGA :  Kisah Para Leluhur Jepara Jangan sampai Hilang, Pendopo Makam Raden Tubagus Diresmikan

Masyarakat rutin menggelar syukuran, pengajian, dan doa bersama di masjid maupun mushola.

“Di sini, setiap malam 27 Rajab warga desa selalu mengadakan syukuran yang didoakan bersama di mushola atau masjid,” ujar Nyarwi, salah satu warga Desa Maguan, Rembang.

Kegiatan serupa juga tampak di Pondok Pesantren Mubarok.

Pengasuh pondok, KH. Muzaki, mengundang masyarakat untuk melakukan ziarah ke makam Pangeran Eyang Sedolaut.

Melalui pesan singkat, beliau mengajak para jemaah untuk hadir dalam kegiatan ziarah yang kebetulan bertepatan dengan jadwal selapanan dan malam Isra Miraj.

Sumonggo sederek-sederek katuran rawuh (Mari saudara-saudara sekalian dipersilakan hadir),” ajak KH. Muzaki dalam pesan tertulisnya.

Kombinasi antara peringatan hari besar Islam dan kemuliaan malam Jumat ini, diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan dan mempererat tali silaturahmi melalui berbagai kegiatan keagamaan.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini