HAPPY NEW YEAR

Bangunan di SDN Sambirejo 02 Rusak Parah hingga Ambruk

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 14:47 0 43 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sambirejo 02, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mengalami rusak parah.

Bahkan, satu kelas roboh pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB.

Kerusakan ini diduga dikarenakan cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Hingga menyebabkan bangunan kelas menjadi rapuh dan ambruk.

Saat dikonfirmasi, Kepala SDN Sambirejo 02, Prihadi mengatakan jika sebelumnya ketiga ruang kelas sudah dalam keadaan memprihatinkan.

Terdapat bangunan gedung dan kantin yang juga rusak akibat cuaca buruk.

“Kemarin hari Rabu pukul 13.00 WIB gedung kami ambrol karena curah hujan tinggi dan angin, mengakibatkan gedung kami ambrol parah. Ada tiga ruang kelas, gudang, dan kantin bangunan lama yang rusak parah,” ungkapnya ketika ditanya awak media, Kamis, 15 Januari 2026.

Pihak sekolah sebelumnya juga telah melaporkan kerusakan kelas ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati.

Hanya saja belum ada tindakan nyata, hingga kemudian mengakibatkan ruang kelas ambruk.

Beruntung, insiden terjadi saat siang hari setelah kegiatan belajar usai.

“Sudah kurang lebih 2 tahun, kami sudah melaporkan secara intensif ke desa, Korwil, desa, bahkan ke dinas sudah mengetahui kondisi seperti ini. Belum ada tindakan, hanya penilaian dan cek lokasi,” lanjutnya.

Terkait kegiatan pembelajaran, ketiga kelas digabung dengan sekat di ruang kelas yang lain, sembari menunggu perbaikan dari pihak terkait.

“Kami sudah bermusyawarah dengan komite, kami relokasi ke ruang lain atau ruangan kita sekat. Anak-anak tetap belajar dengan baik,” ungkap Prihadi.

BACA JUGA :  Silugonggo Bestari Digadang Bakal Jadi Ikon Wisata Susur Sungai di Bumi Mina Tani

Menanggapi adanya musibah ini, Kepala Disdikbud Kabupaten Pati, Sunarji mengaku sudah mendapat laporan kerusakan SDN Sambirejo 02, sebelum kejadian ambruknya ruang kelas.

Hanya saja, terkait perbaikan jangka panjang, pihaknya masih menunggu dari kementerian (Kemendikdasmen), apakah mendapatkan jatah perbaikan atau tidak.

“Baru proses (penanganan), kita tindak lanjut sesuai situasi dan kondisi, tunggu informasi lebih lanjut,” kata Sunarji.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini