HAPPY NEW YEAR

Bangsri Jepara Siapkan Konsep Agroindustri BSP dan Wisata Jeep

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 15:58 0 154 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Kecamatan Bangsri bersiap menyambut program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) Tahap 2 yang dijadwalkan pada Selasa, 13 Januari 2026.

Kegiatan kali ini dipusatkan di Petilasan Mbah Suto Bondo yang menjadi salah satu wisata religi di wilayah tersebut.

Dalam agenda strategis ini, pemerintah kecamatan bersama dinas terkait, sepakat mengangkat tema besar Agroindustri BSP (Banjaran, Srikandang, Papasan) sebagai motor penggerak ekonomi dan pariwisata baru.

Pematangan konsep acara melibatkan Camat Bangsri, Debby Nifandrian.

Bersama Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Muh Ali.

Serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Ali Hidayat.

Dibahas dalam rapat koordinasi persiapan di kantor Kecamatan Kamis (8/1/2026).

Fokus utama tidak hanya pada pelayanan publik, tetapi juga etalase potensi ekonomi desa.

Kepala Dinsospermades, Muh Ali menjelaskan pelaksanaan Bunga Desa kali ini mengusung konsep yang sederhana namun substantif.

“Kegiatan ini juga akan diramaikan masyarakat dengan stan UMKM,” kata Ali.

Di sisi lain, Kepala Disparbud Jepara Ali Hidayat, menegaskan pentingnya integrasi antar desa melalui paket wisata.

Salah satu terobosan yang disiapkan adalah paket wisata Jeep yang meliputi desa tersebut.

“Ada wisata Jeep menyusuri rute Banjaran, Srikandang, hingga Papasan. Potensi UMKM dari masing-masing desa harus dimunculkan,” tegas Ali Hidayat.

Sebagai informasi, Desa Banjaran mempunyai potensi sentra olahan pangan dan cemilan, juga buah durian lokal yang tidak kalah dengan daerah lain.

Desa Srikandang memiliki potensi edukasi pembuatan batik.

Sedangkan Desa Papasan mempunyai wisata alam pegunungan dan hasil hutan (kopi papasan dan wisata air terjun Kedung Ombo).

BACA JUGA :  Mental Pemain Persipa Coba Dibangkitkan

Selain fokus pada BSP, desa-desa lain di Kecamatan Bangsri juga diminta untuk menampilkan potensi terbaiknya.

Seperti krupuk dan cendol kelor (Banjaragung), kuliner laut (Bondo), dan pande besi (Wedelan).

Untuk harga trip explore pedesaan dengan Jeep ini juga beragam.

Mulai dari angka Rp450 hingga Rp800 ribu rupiah.

Tergantung durasi waktu dan lokasi mana yang akan dituju.

Bunga Desa di Bangsri diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, melainkan momentum kebangkitan ekonomi lokal berbasis agroindustri dan pariwisata terintegrasi.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini