Foto: Area persawahan di Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati (Mondes/Vind) PATI – Mondes.co.id | Para petani di Kabupaten Pati merasa khawatir dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi pada awal tahun 2026.
Pasalnya, usia padi yang mereka tanam baru berusia sekitar 2 hingga 3 bulan.
Kartono, salah satu petani dari Kecamatan Margorejo mengaku, curah hujan pada awal tahun 2026 ini memang cukup tinggi.
Bahkan, ia menyebutkan jika selama 2 hari penuh daerahnya diguyur hujan tanpa henti.
Jika terus terendam air, ia takut padi yang baru saja ditanam busuk karena terendam air yang berlebihan, sehingga menyebabkan gagal panen.
“Kemarin 2 hari hujan tidak berhenti mas, ya kami takut kalau terus hujan, padi yang baru ditanam busuk karena terendam air terus,” ujarnya langsung, Jumat (2/1/2026).
Tak hanya itu, debit air Sungai Silugonggo ditakutkan bakal meluap jika terus diguyur hujan tanpa henti seperti saat ini.
Area persawahan yang sangat dekat Sungai Silugonggo, berpotensi terendam banjir jika sungai kembali meluap.
“Kita juga miris kalau meluap kalinya mas, pasti habis tanaman kita,” keluhnya.
Ia berharap, intensitas hujan tidak terlalu tinggi, sehingga tanaman para petani bisa terus tumbuh hingga musim panen tiba.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar