HAPPY NEW YEAR

Rembang Dorong Pembangunan Bendungan Raksasa di Pancur

waktu baca 2 menit
Senin, 15 Des 2025 13:44 0 164 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus memacu upaya peningkatan ketersediaan sumber air baku di tengah tantangan kekeringan.

Setelah sukses dengan pembangunan long storage di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, kini Pemkab Rembang mengambil langkah ambisius dengan mengusulkan pembangunan bendungan besar di wilayah tengah.

​Bupati Rembang, Harno, baru-baru ini meninjau langsung calon lokasi pembangunan bendungan di Desa Trenggulunan, Kecamatan Pancur.

Peninjauan ini bertujuan untuk mematangkan rencana pengusulan proyek strategis tersebut kepada Pemerintah Pusat.

​Bupati Harno menjelaskan bahwa survei lokasi ini sangat penting untuk memastikan kelayakan rencana pembangunan.

Berdasarkan perkiraan awal, bendungan ini akan memiliki dimensi yang signifikan, dengan tinggi bangunan mencapai 80 meter dan panjang sekitar 108 meter.

​”Survei lokasi yang rencana akan dibuat Bendungan Trenggulunan ini agar kebutuhan air di sini tercukupi,” ujar Bupati Harno di sela kegiatannya.

​Air dari Bendungan Trenggulunan diproyeksikan memiliki jangkauan manfaat yang luas.

Yakni mencakup empat kecamatan sekaligus, yaitu Lasem, Pancur, Pamotan, dan Gunem.

Selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, bendungan ini juga diharapkan dapat menjadi sumber air baku utama bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banyumili Rembang.

​”Kalau jadi, ke atas dan ke bawah kebutuhan air bisa tercukupi, sekaligus berpotensi menjadi spot-spot rekreasi baru,” tambah Bupati, menggarisbawahi potensi ekonomi dan pariwisata yang menyertai proyek ini.

​Kepala Desa Trenggulunan, Bambang Siswanto, membenarkan adanya peninjauan tersebut.

BACA JUGA :  Prabowo Subianto Resmi Lantik 961 Kepala Daerah

Ia menyebutkan bahwa Bupati Harno didampingi oleh sejumlah pihak terkait saat meninjau lokasi yang dikenal dengan nama Belik Kembar, yang secara administratif berada di wilayah Desa Trenggulunan.

​Dalam kesempatan tersebut, Bambang Siswanto juga menyampaikan aspirasi pemerintah desa dan masyarakat terkait mendesaknya kebutuhan air, khususnya untuk sektor pertanian.

Ia menyebutkan, keberadaan embung atau bendungan sangat krusial, tidak hanya bagi Trenggulunan, tetapi juga desa-desa tetangga di Kecamatan Pancur seperti Sidowayah, Kalitengah, Kedung, dan Sumberagung.

​”Direspons positif oleh Bupati Harno dan akan diupayakan untuk direalisasikan pada tahun-tahun mendatang,” tegas Bambang.

​Usulan pembangunan Bendungan Trenggulunan ini menandai komitmen Pemkab Rembang dalam jangka panjang untuk mengatasi isu kelangkaan air dan memastikan ketahanan air di wilayahnya, baik untuk konsumsi, industri, maupun pertanian.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini