HAPPY NEW YEAR

Rumah Matahari Ingin Pemkab Pati Lebih Serius Tangani HIV AIDS

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Des 2025 14:22 0 871 Vindi Agil

PATI – Mondes.co.id | Komunitas Rumah Matahari yang bergerak di sektor penanganan HIV/AIDS mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pati, Senin (1/12/2025).

Kedatangan mereka dalam rangka menyampaikan keluhan terkait keseriusan Pemerintah Kabupaten Pati menangani masalah kasus HIV/AIDS.

Ali Subekti selaku perwakilan dari Rumah Matahari, mengatakan berdasarkan catatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) ada sebanyak 3.217 temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pati.

Padahal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sebelumnya telah membentuk Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2020 tentang penanggulangan HIV dan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 38 tahun 2022.

“Setelah ada Perda dan Perbup, implementasinya belum maksimal. Dalam Perbup tersebut ada pemberdayaan ekonomi dan rehabilitasi. Kedua masalah ini membutuhkan satu solusi, kami mndesak DPRD untuk memberikan jawaban pasti bersama dinas terkait,” kata Ali.

Ali menambahkan, di dalam pasal 25 dijelaskan jika ada dukungan dari pemerintah terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), baik untuk pengobatan maupun pemberdayaan penderita HIV/AIDS.

Oleh karena itu, pihaknya juga mendorong kepada DPRD untuk bisa memberikan ploting anggaran terhadap penanganan masalah ini.

Apalagi, penyakit ini sulit untuk diobati dan harus ditangani secara khusus.

“Saya berharap ini menjadi bahan diskusi kita bagaimana bisa mencari solusi supaya Perbup tersebut bisa dijalankan. Saya berharap DPRD bisa membantu program ODHA di Kabupaten Pati yang belum terjangkau dari bantuan pemerintah pusat. Anggaran mungkin bisa dari APBD ataupun yang lain, saya fikir bisa,” tambah dia.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Pati Sakis Diah Rahmawati menjawab, pada tahun 2025 ini pihaknya mendapatkan anggaran sebesar Rp54 juta lebih.

BACA JUGA :  Pemakzulan Tak Disetujui, Sudewo Masih Jabat Bupati Pati

Hanya saja, pengalokasian anggaran difokuskan pada rapat-rapat dan pertemuan sosialisasi.

“Untuk tahun 2025 anggaran dari APBD sebesar Rp54 juta. Untuk penggunanya di tahun ini untuk pertemuan koordinasi terkait HIV/AIDS, bimbingan teknis faskes, pertemuan validasi data, workshop dan untuk kegiatan hari AIDS sedunia. Jadi kita sosialisasikan HIV di SMK 03 Pati, Puskesmas juga imbau untuk sosialisasi di sekolah-sekolah,” tegasnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini