dirgahayu ri 80

Posko Ngopi Gratis ala Suparno di Karangsekar Rembang

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Agu 2025 13:32 0 98 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, masih ada secercah kebaikan yang hadir dalam bentuk yang sederhana namun penuh makna.

Di Desa Karangsekar, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, seorang warga bernama Suparno (50) telah menjadi teladan kedermawanan dengan cara yang unik dan menarik.

Selama tujuh tahun terakhir, Suparno dengan tulus hati membuka posko ngopi gratis tepat di depan rumahnya yang berlokasi di RT 04 RW 03.

​Posko ini bukan sekadar tempat untuk menikmati kopi, melainkan menjadi simbol kebersamaan dan sedekah yang tak lekang oleh waktu.

Siapa pun yang mampir, baik warga setempat maupun orang luar kampung, diperbolehkan untuk membuat kopi sendiri.

Gula, air panas, dan berbagai jenis kopi bubuk telah disiapkan Suparno di sebuah meja sederhana.

“Silakan buat sendiri, ambil sepuasnya,” demikian pesan yang sering disampaikan Suparno kepada para pengunjung.

​Bagi Suparno, posko ngopi gratis ini adalah bentuk sedekah yang paling ia nikmati.

Bukan hanya tentang memberikan kopi, tetapi lebih dari itu, ia ingin menciptakan ruang di mana masyarakat bisa berkumpul dan bersilaturahmi.

Setiap hari, posko ini menjadi titik temu bagi warga yang ingin melepas penat setelah seharian bekerja.

Tawa canda, obrolan ringan, hingga diskusi serius seringkali terdengar dari posko yang tak pernah sepi ini.

​”Dengan adanya posko ini, saya berharap masyarakat bisa berkumpul, saling bersilaturahmi, dan yang terpenting bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar Suparno.

Ia meyakini bahwa komunikasi dan kebersamaan yang terjalin di posko ini, dapat mempererat hubungan antarwarga, sehingga menciptakan suasana desa yang lebih aman dan harmonis.

BACA JUGA :  Ratusan Batang Rokok Ilegal di Kragan Disita 

Posko ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada patroli, tetapi juga pada ikatan sosial yang kuat.

​Selain sebagai tempat bersilaturahmi, posko ngopi gratis milik Suparno juga berperan sebagai pusat informasi informal.

Di sini, para pengunjung bisa saling bertukar kabar, mulai dari hal-hal sepele, hingga informasi penting yang berkaitan dengan pekerjaan.

“Ada yang ngobrol soal lowongan kerja, perkembangan desa, atau sekadar berbagi pengalaman hidup. Semua jadi lebih mudah karena kita bisa ngumpul dan ngobrol santai,” tambahnya.

​Inisiatif Suparno ini telah membuktikan bahwa kebaikan bisa disebarkan dengan cara yang sederhana, namun berdampak besar.

Ia tidak hanya menyuguhkan secangkir kopi, tetapi juga memberikan kehangatan, kebersamaan, dan harapan.

Posko ini menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan, masih ada orang-orang yang peduli dan rela berkorban demi kebahagiaan sesama, sebuah pelajaran berharga yang disajikan Suparno.

sedekah tidak harus berupa materi yang besar, melainkan bisa dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan tulus hati.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini